Minggu, 23 Juni 2019

Manusia dengan pendidikan.

Pendidikan adalah segala situasi dalam hidup yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Pendidikan adalah pengalaman belajar. Manusia dan pendidikan merupakan dua komponen yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Tidak dapat dipungkiri hubungan manusia dengan pendidikan sangatlah erat, dalam arti luas dari pendidikan yaitu segala situasi hidup yang mempengaruhi  pertumbuhan individu sebagai pengalaman belajar  yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Manusia bukan hanya mempunyai kemampuan-kemampuan, tetapi juga mempunyai keterbatasan-keterbatasan, dan juga tidak hanya mempunyai sifat-sifat yang baik, namun juga mempunyai sifat-sifat yang kurang baik. Tampaklah bahwa manusia itu sangat membutuhkan pendidikan. Karena melalui pendidikanmanusia dapat mempunyai kemampuan-kemampuan mengatur dan mengontrol serta menentukan dirinya sendiri. fungsi dan peran pendidikan yang begitu sentral bagi kelangsungan hidup manusia, menjadikan manusia dan pendidikan sebagai dua sisi uang logam yang tidak dapat dipisahkan. Karena, manusia sebagai objek sekaligus subjek pendidikan. Manusialah yang menjadi penggerak roda pendidikan dan  menjalankan sistem pendidikan, sehingga bisa dikatan tanpa ada manusia roda pendidikan tidak akan pernah berputar, dengan ini manusia merupakan subjek pendidikan.
Namun Manusia tidak bisa langsung belajar dengan sendirinya sejak lahir, mereka membutuhkan pendamping. salah satunya dan yang paling awal menemani adalah Keluarga. Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan utama dalam masyarakat, karena dalam keluargalah manusia dilahirkan, berkembang menjadi dewasa. Bentuk dan isi serta cara – cara pendidikan di dalam keluarga akan selalu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya watak, budi pekerti dan kepribadian tiap – tiap manusia. Pendidikan yang diterima dalam keluarga inilah yang akan digunakan oleh manusia sebagai dasar untuk mengikuti pendidikan selanjutnya di sekolah. Sekolah dalam hubungannya dengan keluarga, memiliki peranan dalam hal mendidik, memperbaiki dan memperhalus tingkah laku anak didik yang sudah dimiliki sebelumnya. Menurut Karsidi, beberapa usaha yang dilakukan terkait dengan tiga hal ini:

  1. membuat anak didik belajar bergaul dengan Lingkungan.
  2. membuat anak didik belajar menaati peraturan baik di Rumah maupun diluar
  3. mempersiapkan anak didik untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna bagi agama, bangsa dan negara.
  4. Mengajarkan pelajaran yang tidak bisa diajarkan keluarga normal.
Manusia selalu membutuhkan pendidikan, karena dengan pendidikan manusia dapat hidup sebagaimana mestinya dan menjalani kehidupan dengan arah dan tujuan yang benar. Berjalan tidaknya sistem pendidikan tergantung manusia itu sendiri, karena manusia yang perannya sebagai subjek pendidikan yang tugasnya menjalankan sistem pendidikan, berhasil tidaknya pendidikan mendidik anak – anak manusia tergantung manusia itu sendiri yang berperan sebagai pendidik. 
Antara manusia dan pendidikan tidak dapat dipisahkan, tidak ada manusia maka tidak ada yang namanya pendidikan, begitupun sebaliknya manusia tanpa pendidikan bisa dikatan seperti hewan. Karena yang membedakan manusia dan hewan adalah akal yang terdapat pada manusia. Jika manusia tidak bisa menggunakan akalnya sama saja seperti hewan, untuk itu manusia perlu di didik agar dapat menggunakan akalnya dengan baik sehingga menjadi manusia yang utuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar