Manajemen Layanan Sistem Informasi
Nama: Ihza Mahendra
Kelas: 2KA12/13118225
Dosen: Bu Suci Br Kembaren
Perkembangan teknologi yang semakin pesat akhir-akhir ini membuat beberapa lini industri mengalami fenomena disrupsi. Sebut saja industri media, ritel, transportasi, dan bisnis perjalanan mengalami perubahan besar akibat era digitalisasi. Tak hanya itu, zaman yang disebut dengan revolusi industri 4.0 ini juga “meroketkan” potensi beberapa sektor. Industri game atau permainan adalah salah satunya. Beberapa tahun belakangan ini, industri game memang menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak, industri ini bahkan beberapa di antaranya telah melampaui pendapatan industri film di Hollywood.
Entertainment Software Association dan The NPD Group menyebutkan, pendapatan industri video game di Amerika Serikat (AS) mencapai 43,8 miliar dollar AS atau setara Rp 620 triliun sepanjang 2019. Salah satu penyalur Industri pengedaran game adalah Epic Game Store.
Entertainment Software Association dan The NPD Group menyebutkan, pendapatan industri video game di Amerika Serikat (AS) mencapai 43,8 miliar dollar AS atau setara Rp 620 triliun sepanjang 2019. Salah satu penyalur Industri pengedaran game adalah Epic Game Store.
Profil Perusahaan
Epic Games Store adalah etalase video game digital untuk Microsoft Windows dan macOS, yang dioperasikan oleh Epic Games. Ini diluncurkan pada Desember 2018 sebagai situs web dan peluncur mandiri, yang terakhir diperlukan untuk mengunduh dan memainkan game. Etalase menyediakan katalog dasar, manajemen daftar teman, perjodohan, dan fitur lainnya. Epic Games memiliki rencana lebih lanjut untuk memperluas set fitur dari front store tetapi tidak berencana untuk menambah fitur sebanyak platform distribusi digital lainnya, seperti papan diskusi atau ulasan pengguna, sebagai gantinya menggunakan platform media sosial yang ada untuk mendukung ini.
Hal positif dalam pembelian game secara online dengan platform seperti Epic Games
1. Setiap Game Dijamin Asli
Permasalahan game bajakan hampir selalu jadi isu yang sering muncul saat kalian ingin beli game di Indonesia. Maraknya permasalahan ini sebenarnya enggak cuma merugikan buat industri game dunia, tapi juga bisa merugikan kalian sebagai pemain. Soalnya, bisa jadi ada fitur-fitur game yang enggak bisa didapat kalau kalian mengunduh edisi bajakan.
Nah, kalau kalian beli game di Platformer seperti Epic, lisensinya sudah pasti asli. Kalian juga bisa mendapatkannya lengkap dengan semua downloadable content (DLC) yang sudah diluncurkan. Dengan memainkan game yang asli, kalian sekaligus mendukung publisher dan developer game untuk menghadirkan pembaruan konten yang lebih keren buat dimainkan
2. Cara Pembayaran yang Gampang Banget
Beli game di Epic juga menawarkan beberapa pilihan pembayaran yang mudah. Sudah pasti, transaksi dilakukan secara digital. Paling praktis, gunakan kartu kredit yang kalian miliki setiap membeli game. Namun, kalau enggak punya kartu kredit atau takut khilaf, kalian bisa memanfaatkan Steam Wallet.
Sebelumnya, kalian perlu paham kalau kalian butuh uang digital sebelum beli game. Nah, kalian isi dengan kartu kredit atau beli voucher terlebih dahulu. Pembelian voucher bisa dibeli di beberapa toko daring untuk mendapatkan kode yang nantinya bisa di-redeem jadi uang digital.
3. Enggak Perlu Takut Kehabisan Unit Game
Pernah enggak, sih, berusaha nabung untuk beli game, tapi unitnya habis saat duitnya terkumpul? Ngeselin banget, ‘kan? Nah, kalau kalian main lewat platform seperti Epic, hal seperti ini enggak bakal kejadian. Kalian enggak perlu menunggu sampai game itu restock.
Lisensi game yang kalian beli di Epic adalah produk digital yang akan selalu tersedia, kecuali kalau game itu ditarik publisher dari pasaran. Agar lebih yakin sebelum beli game full version, kalian bisa jajal dulu versi demonya.
4. Menghargai Karya Orang Lain
Menghargai adalah salah satu bentuk kita untuk mengapresiasi serta mengkritik dengan bentuk memberikan solusi bila karya atau kerjaan kita ada kesalahan, baik kesalahan yang besar ataupun kecil. Bukan bermaksud menggurui, namun kita di dalam membuat karya ataupun bekerja, sama-sama saling belajar juga kok, tidak ada yang merasa paling pandai, dan terkadang kita harus bisa merendah diri. Agar tidak ada ego dalam diri kita. dengan membeli game langsung dari platform, kita mendonasikan uang kita langsung menuju ke pembuatnya.
